Gratis sampai 10 Oktober 2026 — pelajaran awal tanpa daftar, lanjutannya perlu masuk
Kodepas

tmux dari Nol

Kenalan tmux: kenapa terminal multiplexer?

Kenalan tmux

Pernah SSH ke server, lalu koneksi putus dan proses kamu ikut mati? Atau buka lima tab terminal sampai bingung mana yang jalanin server, mana yang buka editor?

tmux (terminal multiplexer) memecahkan itu: satu sesi terminal yang bisa punya banyak window dan pane, tetap hidup walau kamu logout, tutup laptop, atau koneksi internet drop.

Masalah yang tmux selesaikan

Tanpa tmuxDengan tmux
Tutup terminal = proses matiSesi tetap jalan di belakang layar
Banyak tab, sulit diingatWindow bernama: editor, server, log
Satu layar, satu programPane: editor kiri, server kanan
SSH putus = ulang dari awalDetach → attach lagi, lanjut

Yang akan kamu bangun di kelas ini

  1. Pasang tmux di mesinmu (macOS, Linux, atau WSL)
  2. Buat sesi, window, dan pane pertama
  3. Detach/attach — sesi tidak mati saat koneksi putus
  4. Simpan shortcut dan layout di ~/.tmux.conf

Modul 1–3 sudah bisa ditonton end-to-end. Modul 4+ dirilis mingguan setelah peluncuran (lihat tanggal di halaman kurikulum).

Coba sekarang (opsional)

Kalau tmux sudah terpasang, jalankan:

Kode
tmux new -s belajar

Kamu masuk ke sesi bernama belajar. Keluar sementara: tekan Ctrl+b, lepas, lalu ketik d (detach). Sesi masih jalan.

Preview ini gratis tanpa akun. Lanjut ke pelajaran berikutnya untuk membuka terminal dan memahami prefix Ctrl+b.